Kunjungan langsung memberi gambaran yang tidak terlihat dari brosur atau profil daring. Siapkan pertanyaan sebelum berangkat agar waktu yang singkat termanfaatkan, dan catat jawabannya.
Sebelum berkunjung
- Hubungi pesantren lebih dahulu dan tanyakan waktu kunjungan yang sesuai.
- Baca profil pesantren dan catat hal yang ingin dipastikan.
- Ajak anak dan, bila bisa, pasangan agar ada dua sudut pandang.
Pertanyaan tentang pendidikan
- Bagaimana susunan kegiatan belajar dalam sehari dan sepekan?
- Siapa pengajarnya, dan bagaimana mereka dibina?
- Bagaimana capaian santri dinilai dan dilaporkan kepada orang tua?
- Apa yang dilakukan bila santri kesulitan mengikuti pelajaran?
Pertanyaan tentang asrama dan keselamatan
- Berapa santri dalam satu kamar, dan siapa yang mengawasi?
- Bagaimana penanganan santri yang sakit, dan siapa yang dihubungi?
- Bagaimana aturan pergaulan dan penanganan perundungan?
- Apa prosedur bila terjadi masalah, dan kepada siapa orang tua dapat melapor?
Jawaban yang jelas dan terbuka merupakan tanda baik. Waspadai jawaban yang berkelit atau menolak ditanya.
Pertanyaan tentang biaya
- Apa saja komponen biaya, dan apakah ada biaya tambahan di tengah tahun?
- Bagaimana cara dan jadwal pembayaran?
- Adakah keringanan, dan bagaimana prosedurnya?
- Bagaimana kebijakan bila santri berhenti sebelum tahun ajaran selesai?
Pertanyaan tentang komunikasi
- Seberapa sering orang tua boleh menghubungi atau menjenguk anak?
- Bagaimana pesantren memberi kabar kepada orang tua?
Setelah berkunjung
Tuliskan kesan Anda segera setelah pulang, lalu bandingkan dengan pesantren lain memakai daftar yang sama. Bila ada data direktori yang keliru, Anda dapat memakai tombol Laporkan data keliru pada halaman profil pesantren.
Hal yang diamati
- Kebersihan kamar, kamar mandi, dan dapur.
- Cara pengurus dan pengajar menyapa serta berbicara kepada santri.
- Suasana saat santri tidak sedang diawasi, misalnya waktu istirahat.
- Ketersediaan air bersih, ventilasi, dan jalur keluar darurat.
Berbicara dengan santri dan wali lain
Bila diizinkan, ajak bicara santri dan wali santri yang kebetulan ada. Mintalah pendapat yang jujur tentang kelebihan dan kekurangan pesantren. Ingat bahwa setiap pengalaman berbeda, sehingga satu pendapat bukanlah gambaran menyeluruh.
Mencatat dan membandingkan
Gunakan lembar catatan yang sama untuk setiap kunjungan, lalu beri nilai sederhana untuk tiap aspek. Dengan cara ini, keputusan didasarkan pada pengamatan yang sebanding, bukan pada kesan terakhir yang paling diingat.