Lompat ke konten

Kebijakan KYC dan Layanan Berbayar

Diperbarui 16 Oktober 2026

1. Mengapa verifikasi diperlukan

Layanan berbayar melibatkan pembayaran dan data lembaga. Verifikasi (KYC) membantu memastikan lembaga benar-benar ada, diwakili oleh pihak yang berwenang, dan mencegah penyalahgunaan layanan.

2. Siapa yang perlu verifikasi

Pengelola yang ingin mengaktifkan layanan berbayar apa pun. Fitur utama yang gratis tidak memerlukan verifikasi.

3. Data dan dokumen yang diminta

Data dan dokumen pendirian lembaga, identitas pengurus penanggung jawab (nama, NIK, foto KTP, dan swafoto), informasi pemilik manfaat bila ada, serta rekening atas nama lembaga. Daftar final dapat menyesuaikan ketentuan hukum dan persyaratan mitra pembayaran.

4. Proses peninjauan

Setelah pengajuan dikirim, status akan berupa Menunggu, Perlu perbaikan, Disetujui, atau Ditolak. Anda akan diberi tahu melalui surel, dan alasan ditampilkan bila diperlukan perbaikan atau pengajuan ditolak.

5. Rujukan hukum

Prinsip mengenali pengguna jasa merujuk antara lain pada UU No. 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang (Pasal 18 ayat 1). Pemrosesan data pribadi merujuk pada UU No. 27 Tahun 2022 tentang pelindungan data pribadi. Ketentuan yang berlaku bagi Jaringan Ponpes akan dipastikan oleh penasihat hukum.

6. Perlindungan data verifikasi

Data verifikasi hanya dipakai untuk keperluan verifikasi dan kepatuhan, dengan persetujuan Anda. Perlakuan lebih rinci diatur dalam Kebijakan Privasi.

7. Penolakan dan penangguhan

Kami dapat menolak atau menangguhkan layanan berbayar bila data tidak lengkap atau tidak sesuai. Fitur utama yang gratis tidak terpengaruh.